Postingan

Menampilkan postingan dengan label Korps Sukarela

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Kiprah Pemuda di Korps Sukarela

Gambar
Rapat koordinasi Korps Sukarela PMI Kabupaten Kapuas Pada hari Selasa, 16 April 2013, Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan rapat koordinasi relawan. Mereka membicarakan hal-hal yang terkait dengan struktur, pendanaan dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KSR pada masa-masa mendatang. KSR sebagai salah satu wadah untuk pembinaan generasi muda, sudah menunjukkan kiprahnya di Kabupaten Kapuas. Para relawan ini ada bertindak sebagai pembina PMR di berbagai sekolah di Kuala Kapuas (SLTP dan SLTA), fasilitator program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM), petugas Posko Pertolongan Pertama, dan relawan Pelayanan Sosial. Berbagai peran yang mereka jalankan ini akan membuat para pemuda memiliki aktivitas yang bermanfaat dalam mengisi waktu mereka.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan