Postingan

Menampilkan postingan dengan label Langgar Sirajul Qolbi

The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Hikmah Isra' Mi'raj - Ustadz Ahmad Zaki Zaini, M.Sy

Gambar
Pada hari Kamis, 12 April 2018 bertempat di Langgar Sirajul Qolbi, Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaksanakan kegiatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Maulid Habsyi dibawakan oleh Kelompok Maulid Habsyi Masjid Nurul Iman, Kuala Kapuas. Ceramah agama disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zaki Zaini, M.Sy. Beliau menyampaikan masalah bagaimana sebaiknya seluruh anggota tubuh kita melaksanakan amal saleh, sehingga saat sakaratul maut bisa meninggal dengan tenang. Beliau juga mengajak agar keluarga Muslim mengerjakan shalat secara berjama'ah di masjid. Beliau mengajak agar suami istri saling mengingatkan dalam masalah shalat.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas