Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mar'atus Shalilah

Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Pengajian Mar'atus Shalihah

Gambar
Peserrta pengajian Mar'atu Shalihah Pada hari Jum'at, 20 Februari 2015 bertempat di rumah jabatan Wakil Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan pengajian rutin Majelis Ta'lim Mar'atus Shalihah. Pengajian ini merupakan gabungan dari beberapa majelis ta'lim yang ada di Kuala Kapuas. Pengajian ini diawali dengan pembacaan surat Yasin, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nabi. Dalam ceramahnya pemberi materi menyampaikan mengenai "kebaikan" dengan merujuk pada surat Al Baqarah ayat 177. Beliau menjelaskan bahwa kebaikan yang utama justru bukan sesuatu yang bisa dilihat oleh mata yaitu beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab, dan Nabi. Setelah itu barulah Allah menyebutkan yang namanya kebaikan itu adalah memberikan harta kepada orang-orang yang dicintai dari kalangan kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan, orang-orang yang meminta-minta dan orang-orang yang berada dalam belitan hutang.

Program Mukena Bersih

Gambar
Suasana pencanangan program Mukena Bersih Pada hari Kamis, 26 Juni 2014 bertempat di Masjid Al Mukarram, dilaksanakan kegiatan Mukena Bersih. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Kohati (HMI Cabang Kapuas). Kegiatan ini diikuti oleh gabungan pengajian Al-Mar'atus Shalihah.  Ibu Nor Afiati Muhajirin (Istri Wakil Bupati Kapuas) mengajak ibu-ibu untuk berpartisipasi dalam penyediaan mukena yang bersih di masjid-masjid. Beliau menyarankan agar ada ibu-ibu anggota yasinan yang menjadi relawan untuk mencuci mukena secara rutin di masjid-masjid. Beliau menyampaikan bahwa tadi pagi beliau bersama-sama dengan Kohati membersihkan mukena-mukena di masjid yang ada di Basarang dan Palingkau. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Ramadhan. Dalam kesempatan ini beliau membantu mukena baru untuk Masjid Agung Al Mukarram.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)