Postingan

Menampilkan postingan dengan label Motor Dinas

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Pengadaan Mobil dan Motor oleh Pemda Kapuas 2012

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs LPSE Kabupaten Kapuas didapatkan berita tentang pengadaan mobil dan motor dilingkungan Pemda Kapuas tahun 2012 sebagai berikut: Kendaraan roda 3 (beserta kelengkapannya) untuk Pemadam Kebakaran  Mobil untuk PWI Mobil Dinas Operasional Direktur RSUD Mobil Dinas Operasional Camat Dadahup, Tamban Catur, Bataguh, Pasak Talawang, Bagian Keuangan Mobil Dinas Operasional Rujab Ketua DPRD Mobil Dinas Operasional Bappeda Mobil Dinas Pick Up Dinas PU Mobil Dinas Operasional Double Cabin Camat Mandau Talawang, Rujab Sekda Mobil Dinas Operasional Double Cabin Dinas PU dan Dinas Pertambangan Mobil Dinas Operasional Double Cabin Ambulance RSUD Kendaraan Dinas Roda 2 Sumber : LPSE Kabupaten Kapuas

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)