Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mufti Menk

Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Tidak perlu menunggu Ramadan untuk berbuat baik

Gambar
Banyak hal-hal menarik yang disampaikan oleh Mufti Menk dalam ceramahnya di Masjid Istiqamah, Singapura. Berikut beberapa kutipan dari ceramah beliau: Jangan menunggu Ramadan untuk bersedekah. Jangan sampai ada orang yang memerlukan harus menunggu Ramadan untuk menerima sedekah kita.  Bila kita merencanakan untuk mengkhatamkan Qur'an pada bulan Ramadan, maka mulailah membacanya dari sekarang. Masing-masing kita memiliki aplikasi Qur'an di HP kita, tapi kita jarang membacanya. Orang tua harus memberi teladan bagi anak-anak dalam berbagai amal sedekah, membaca Qur'an dan lain-lain Bacalah Qur'an sebelum meninggalkan rumah setiap hari Apapun yang dilakukan oleh orang tua, maka anak-anak akan menjadi lebih hebat tentang hal tersebut. Bila ayah atau ibu jarang dirumah, maka itu bukan rumah. Orang tua harus menunjukkan cintanya pada anak-anaknya dengan menciumnya, mengajak mereka bicara Upayakan paling tidak makan bersama keluarga sehari sehari

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)