Postingan

Menampilkan postingan dengan label NGAOS

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

NGAOS - NGAji On the Street di Taman Askari Kuala Kapuas

Gambar
Pada hari Sabtu, 27 Januari 2018 bertempat di Taman Askari (Asmin Kapuas Lestari) Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Ngaos (ngaji on the street). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Area (DPA) One Day One Juz (ODOJ) Kapuas.  Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan langsung oleh pembawa acara. Selanjutnya ada sambutan dari Ketua DPA ODOJ Kapuas, Ibu Anggun, S.Pd. Setelah itu dilanjutkan dengan taujih yang disampaikan oleh Bapak Jum'atil Fajar. Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan mengaji di Taman Askari. Setelah membaca Qur'an dilanjutkan dengan makan rujak bersama. Kegiatan ditutup dengan pembagian door prize dari DPA ODOJ serta bingkisan untuk pemberi taujih. Berikut ini video sambutan ketua DPA ODOJ Kapuas:

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)