Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pangkalan Sari

Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Jalan ke Pangkalan Sari kembali rusak

Gambar
Jalan dari Pangkalan Sari ke Basungkai Saat melewati jalan ini pada hari Minggu, 10 Januari 2016 admin menyangka bahwa jalan ini adalah jalan setapak. Tapi ketika melihat ada beberapa bagian dari jalan yang merupakan bekas cor-coran, admin mulai bertanya-tanya apakah ini tadinya jalan yang disemen tapi sekarang sudah rusak. Pertanyaan ini terjawab ketika admin mengunjungi desa Pangkalan Sari. Warga di desa ini menjelaskan bahwa jalan ini dibangun pada bulan Agustus 2015 yang lalu, dan sekarang jalan ini sudah rusak kembali. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas