Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pangkalan Sari

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Jalan ke Pangkalan Sari kembali rusak

Gambar
Jalan dari Pangkalan Sari ke Basungkai Saat melewati jalan ini pada hari Minggu, 10 Januari 2016 admin menyangka bahwa jalan ini adalah jalan setapak. Tapi ketika melihat ada beberapa bagian dari jalan yang merupakan bekas cor-coran, admin mulai bertanya-tanya apakah ini tadinya jalan yang disemen tapi sekarang sudah rusak. Pertanyaan ini terjawab ketika admin mengunjungi desa Pangkalan Sari. Warga di desa ini menjelaskan bahwa jalan ini dibangun pada bulan Agustus 2015 yang lalu, dan sekarang jalan ini sudah rusak kembali. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan