Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penyuluhan Gizi

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Senam Diabetes dan Penyuluhan Gizi di Basarang

Gambar
Senam Diabetes di Basarang Pada hari Jum'at, 1 Februari 2013 bertempat di halaman Poskesdes Basarang Jaya, Kecamatan Basarang di selenggarakan kegiatan Senam Diabetes dan Penyuluhan Gizi. Pose bersama setelah kegiatan Kegiatan Senam Diabetes diikuti oleh 50 orang anggota Persadia dan 8 orang Lansia dari Basarang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat di kecamatan Basarang, Puskesmas Basarang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Kegiatan Penyuluhan Gizi disampaikan oleh dr. Erny Indrawati dari RSUD dr. Soemarno Sosratmdjo. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap bulan. Sumber: dr. Abiyoso (Pimpinan Puskesmas Basarang dan Ketua PMI Kecamatan Basarang)

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan