Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pusat Jajanan

The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Pembangunan Pusat Jajanan Dekat Bundaran Besar

Gambar
Pembangunan pusat jajanan dekat Bundaran Besar Sejak beberapa minggu yang lalu pembangunan pusat jajanan yang terletak di dekat bundaran besar ke arah Banjarmasin, sisi utara jalan Trans Kalimantan, sudah berlangsung. Pusat jajanan ini dibangun oleh H. Bahruni, pedagang 9 bahan makanan pokok di Jalan Anggrek, Kuala Kapuas. Menurut keterangan dari salah seorang pekerja, pusat jajanan yang sifatnya sementara ini sebagai rintisan untuk pembangunan yang lebih permanen di bagian belakangnya. Tanah yang terletak di belakang pusat jajanan ini juga milik H. Bahruni.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas