Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pusat Jajanan

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Pembangunan Pusat Jajanan Dekat Bundaran Besar

Gambar
Pembangunan pusat jajanan dekat Bundaran Besar Sejak beberapa minggu yang lalu pembangunan pusat jajanan yang terletak di dekat bundaran besar ke arah Banjarmasin, sisi utara jalan Trans Kalimantan, sudah berlangsung. Pusat jajanan ini dibangun oleh H. Bahruni, pedagang 9 bahan makanan pokok di Jalan Anggrek, Kuala Kapuas. Menurut keterangan dari salah seorang pekerja, pusat jajanan yang sifatnya sementara ini sebagai rintisan untuk pembangunan yang lebih permanen di bagian belakangnya. Tanah yang terletak di belakang pusat jajanan ini juga milik H. Bahruni.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas