Postingan

Menampilkan postingan dengan label Qiyamul Lail

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"