Postingan

Menampilkan postingan dengan label RSSIB

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penilaian Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi

Gambar
Petugas sedang mewawancarai dr. Delianae Pada hari Senin, 26 November 2012 rombongan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin oleh dr. Agustina Ponasti melakukan kunjungan mendadak ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dalam rangka penilaian Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB). Beliau didampingi oleh beberapa orang staf. Tim ini melakukan wawancara dengan petugas dan pasien serta melihat langsung hal-hal yang harus dinilai. Tim dari provinsi ini sengaja datang mendadak sehingga dapat menilai kondisi rumah sakit apa adanya, tanpa dibuat-buat. Tim mengunjungi ruang Perinatologi, ruang tindakan kebidanan, ruang nifas dan ruang PONEK yang ada di Instalasi Gawat Darurat. Setelah selesai, tim melanjutkan perjalanan ke Rumah Sakit Pulang Pisau.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"