Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rapat Kerja Kesehatan Nasional

Pendidikan dan Gizi: Peran Penting Makanan di Sekolah untuk Pembelajaran dan Kesetaraan

Gambar
  Bagi anak-anak di berbagai negara, termasuk di sekitar kita, makanan bergizi yang mereka santap di sekolah seringkali menjadi penentu; antara masuk kelas atau tinggal di rumah, antara berhasil lulus ujian atau tertinggal pelajaran. Program makan di sekolah telah terbukti menjadi salah satu investasi paling praktis dan efektif yang dapat dilakukan sebuah negara untuk meningkatkan kehadiran siswa, memperkuat hasil belajar, dan memajukan kesetaraan, terutama di tengah situasi krisis. Artikel ini diadaptasi dari tulisan Anna Horner, Koordinator Senior UN-Nutrition, dan Alexandra Newlands, Kepala Jaringan Masyarakat Sipil SUN (Scaling Up Nutrition). Dalam tulisan mereka, ditekankan bagaimana program makanan di sekolah menjadi contoh nyata bahwa gizi dan pendidikan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Belajar dari Filipina dan Brazil Gerakan Scaling Up Nutrition (SUN) telah menunjukkan kekuatan kolaborasi untuk mengubah konsep integrasi menjadi aksi nyata. Pada Oktober 2025, per...

Pesan Presiden Jokowi dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2024

Gambar
  Indonesia berpeluang menjadi negara maju saat bonus demografi terjadi pada tahun 203--an dimana 68% penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Bila kita tidak mencapai ini, kita akan seperti Amerika Latin yang tidak bisa menjadi negara maju. Namun banyak tantangan yang harus dihadapi seperti angka stunting yang meskipun sudah menurun dari 37,6% (2013) menjadi 21,5% (2023), namun masih jauh dari target 14%. Kematian akibat penyakit menular juga masih tinggi yaitu stroke 331 ribu per tahun, jantung 296 ribu per tahun dan kanker 297 ribu per tahun. Itulah sebabnya kementerian kesehatan berusaha agar Puskesmas bisa melakukan deteksi dini dengan menggunakan USG dan EKG. Rumah sakit juga diharapkan untuk bersiap menerima CT-Scan, mamografi dan Cath-Lab, Linaec, serta MRI. Tentu semua itu harus ditunjang dengan sumber daya manusia yang memadai. Ketersediaan dokter spesialis masih menjadi problem terbesar. Rasion dokter kita masih 0,47, ranking 147 dunia. RSUD Indonesia 34% tidak pun...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas