Postingan

Menampilkan postingan dengan label Relawan

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

MDMC PWM Kalimantan Tengah Laksanakan Kunjungan Kerja dan Pembinaan di Kabupaten Kapuas

Gambar
Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah melaksanakan kunjungan kerja dan pembinaan kepada MDMC Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas relawan, serta mempererat sinergi antara MDMC tingkat wilayah dan daerah dalam penanganan kebencanaan dan kegiatan kemanusiaan. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Kapuas, DR. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan serta pembinaan yang dilaksanakan oleh MDMC PWM Kalimantan Tengah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Muhammadiyah dalam bidang sosial, kesehatan, dan kebencanaan di Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan tersebut, DR. H. Suwarno Muriyat juga menyampaikan rencana pembangunan Klinik Muhammadiyah di Kabupaten Kapuas sebagai upaya meningkatkan pelayanan k...

MDMC Kapuas Resmi Dibentuk untuk Periode 2025–2030

Sabtu, 2 Agustus 2025 Bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas, telah diselenggarakan rapat pembentukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kapuas untuk periode 2025–2030. Melalui rapat tersebut, susunan kepengurusan MDMC Kapuas ditetapkan sebagai berikut: Ketua: Muhammad Hipni, S.Kep., Ners Wakil Ketua: Much. Busyrol Fuad, S.Psi Sekretaris: Endang Andriyani, S.Pd., M.Pd. Bendahara: Sri Agustina, A.Md. MDMC, atau Muhammadiyah Disaster Management Center , adalah lembaga penanggulangan bencana di bawah naungan organisasi Muhammadiyah. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana, baik bencana alam maupun non-alam, di seluruh Indonesia. Dengan terbentuknya kepengurusan MDMC Kapuas, diharapkan akan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan respon cepat Muhammadiyah terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya. Berita dikirim oleh Bapa...

Yuk Peduli Kabulat (Kompleks Kusta Kapuas)

Gambar
Pada hari Minggu, 29 Juli 2012 Staf, Relawan dan anggota PMR PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan pelayanan sosial di Kompleks Kusta Kabulat, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan ini para relawan menyerahkan bingkisan kepada mantan penderita kusta yang memerlukan bantuan. Perjalanan menuju lokasi ditempuh dengan klotok beratap. Sebagian relawan menggunakan pelampung (life jacket) sebagai realisasi upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam kunjungan ke Kabulat, para relawan mengunjungi rumah yang pernah mendapat program "bedah rumah" dari PMI Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan berbagai donatur. Ada hal yang patut ditiru dari para relawan ini adalah keberanian mereka untuk berinteraksi dengan para mantan penderita kusta. Masyarakat seringkali merasa takut untuk bersentuhan dengan mantan penderita kusta. Dalam video ini kita lihat bagaimana para relawan bersalaman dengan para mantan penderita kusta.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)