Postingan

Menampilkan postingan dengan label Salak

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Nenas dan salak Basarang

Gambar
Saat melintasi Kecamatan Basarang, admin beserta istri mampir di salah satu penjual yang menyediakan nenas dan salak. Nenas madu terkenal dengan rasanya yang manis. Sedangkan Salak Basarang tergantung dapatnya. Terkadang bisa manis, namun umumnya adalah manis yang disertai dengan rasa sepat. Nenas Basarang sekarang sudah menjangkau daerah-daerah di sekitar Kapuas seperti Banjarmasin dan Palangka Raya. Banyak pedagang yang membeli nenas Basarang ini dengan mobil bak terbuka. Nenas ini tersedia sepanjang tahun di Basarang.

Apakah perlu keterangan kadaluarsa pada produk buah-buahan ?

Gambar
Mulai dari yang segar sampai busuk ada dalam satu kemasan Foto diatas menggambarkan bagaimana lemahnya pengawasan terhadap produk buah-buahan yang di jual di pasaran. Hal semacam ini bisa terjadi pada buah yang dijual di pasar tradisional dan juga buah yang di jual di mini market. Kunci dari semua ini adalah kejujuran penjual. Bila penjualnya jujur, maka dia akan mengupayakan agar buah yang dijualnya tidak ada yang busuk. Penulis pernah membeli apel di Indomaret. Pelayanannya sendiri yang memberi tahu bahwa ada apel yang kurang baik. Dia lalu mengambilkan apel yang lebih baik. Kejujuran seperti ini sangat kita perlukan saat ini. Sebenarnya pembeli ada yang tahu apakah produk tersebut segar atau tidak. Namun kadang-kadang karena kesibukan, atau karena terburu-buru, maka kadang-kadang dia tidak sempat untuk mengecek kondisi buah yang dibelinya. Dari ini terpikir, apakah perlu mencantumkan tanggal kadaluarsa dari buah-buahan yang dikemas? Apakah ini tidak terlalu berlebihan? ...

Postingan populer dari blog ini