Postingan

Menampilkan postingan dengan label Salak

Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman, DPK PPNI UPT Puskesmas Sei Tatas Kunjungi DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar

Gambar
Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPK PPNI) Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Sei Tatas melaksanakan kegiatan silaturahmi dan berbagi pengalaman dengan DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berlangsung di sebuah vila di kawasan wisata Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antaranggota profesi sekaligus bertukar informasi mengenai pengelolaan organisasi dan pengembangan profesi keperawatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus DPD PPNI Kabupaten Kapuas serta Ketua DPD PPNI Kabupaten Banjar, Muhammad Habibi, S.Kep., MPH. Kehadiran para pengurus dari kedua daerah semakin menambah semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen untuk membangun organisasi profesi yang semakin maju, solid, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Riza Alfiannor, Amd.Kep., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh...

Nenas dan salak Basarang

Gambar
Saat melintasi Kecamatan Basarang, admin beserta istri mampir di salah satu penjual yang menyediakan nenas dan salak. Nenas madu terkenal dengan rasanya yang manis. Sedangkan Salak Basarang tergantung dapatnya. Terkadang bisa manis, namun umumnya adalah manis yang disertai dengan rasa sepat. Nenas Basarang sekarang sudah menjangkau daerah-daerah di sekitar Kapuas seperti Banjarmasin dan Palangka Raya. Banyak pedagang yang membeli nenas Basarang ini dengan mobil bak terbuka. Nenas ini tersedia sepanjang tahun di Basarang.

Apakah perlu keterangan kadaluarsa pada produk buah-buahan ?

Gambar
Mulai dari yang segar sampai busuk ada dalam satu kemasan Foto diatas menggambarkan bagaimana lemahnya pengawasan terhadap produk buah-buahan yang di jual di pasaran. Hal semacam ini bisa terjadi pada buah yang dijual di pasar tradisional dan juga buah yang di jual di mini market. Kunci dari semua ini adalah kejujuran penjual. Bila penjualnya jujur, maka dia akan mengupayakan agar buah yang dijualnya tidak ada yang busuk. Penulis pernah membeli apel di Indomaret. Pelayanannya sendiri yang memberi tahu bahwa ada apel yang kurang baik. Dia lalu mengambilkan apel yang lebih baik. Kejujuran seperti ini sangat kita perlukan saat ini. Sebenarnya pembeli ada yang tahu apakah produk tersebut segar atau tidak. Namun kadang-kadang karena kesibukan, atau karena terburu-buru, maka kadang-kadang dia tidak sempat untuk mengecek kondisi buah yang dibelinya. Dari ini terpikir, apakah perlu mencantumkan tanggal kadaluarsa dari buah-buahan yang dikemas? Apakah ini tidak terlalu berlebihan? ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)