Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sapundu

Know Your Lemons: Edukasi Sederhana untuk Mengenali Tanda Kanker Payudara Sejak Dini

Gambar
  Sebelum pelaksanaan Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital, Sabtu, 27 Juni 2026, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc, menyempatkan diri memberikan penyuluhan deteksi dini kanker payudara kepada para peserta seminar. Penyuluhan ini menggunakan metode Know Your Lemons , sebuah pendekatan edukasi kesehatan yang menyampaikan tanda-tanda kanker payudara dengan cara sederhana, visual, dan mudah dipahami. Melalui gambar lemon, peserta diajak mengenali berbagai perubahan pada payudara yang perlu diwaspadai. Dalam sesi singkat tersebut, peserta mendapatkan pengenalan tentang gerakan Know Your Lemons dan pendirinya. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya pemeriksaan payudara sendiri atau Sadari . Saat melakukan Sadari, perempuan dianjurkan berdiri di depan cermin dan memperhatikan apakah ada perubahan yang tidak biasa pada payudara. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain perubahan pada ...

Bukan Sapundu Asli

Gambar
Sandung keluarga Toepak Saat berkunjung ke sandung keluarga Bapak Toepak di Sei Pasah, Informasi Kapuas mendapatkan informasi yang cukup mengejutkan yaitu kedua sapundu (patung) yang ada di depan sandung ini bukan yang asli, karena yang aslinya sudah dicuri oleh orang. Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat benda-benda sejarah ini kurang mendapat perhatian yang memadai. Bahkan benda-benda ini sekarang banyak menjadi koleksi di negara-negara maju, terutama dalam museum-museum mereka. Mudah-mudahan sapundu yang tersimpan dalam Museum Balanga di Palangka Raya dapat dirawat dengan baik.

Sapundu di Desa Sei Hanyu

Gambar
Sapundu di Sei Hanyu Bila kita berjalan-jalan di sepanjang Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, mulai dari hilir sampai ke hulu, maka kita akan menemukan paling tidak ada tiga buah sapundu yang terdapat di sepanjang jalan tersebut. Sapundu di Sei Hanyu Sapundu adalah tiang yang berukurin dengan motif manusia yang digunakan untuk mengikat kerbau yang akan dikorbankan pada acara tiwah. Sapundu di Sei Hanyu Yang menariknya adalah lokasi dari sapundu yang ada sekarang ini semuanya berada di sisi rumah. Ini menunjukkan bahwa desa ini sudah jauh berkembang dan kebiasaan tiwah tersebut sudah lama sekali dilaksanakan. Bahkan ada penghuni rumah yang tidak mengetahui riwayat dari patung yang ada disamping rumahnya. Kerbau diikat pada sapundu ( With courtesy from Mission21 ) Pada gambar terakhir diatas, tampak bagaimana pada masa lalu (foto ini dibuat diantara tahun 1927-1941 oleh Mr. Mattheus Carl Vischer ) kerbau diikatkan pada sapundu sebelum akhirnya disiksa sampai mati ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)