Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sengon

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Sengon - Pengganti Kelapa di Handil Kambang

Gambar
Potongan Sengon siap dijual Handil Kambang sebenarnya dikenal sebagai penghasil kelapa. Namun sejak dibukanya perkebunan sawit di Kabupaten Kapuas dan sekitarnya, maka hama kelapa yaitu kera, hijrah dari hutan yang dijadikan lahan sawit ke perkebunan kelapa masyarakat. Akhirnya masyarakat tidak sanggup menghadapi hama ini, dan mereka akhirnya menebang pohon kelapa milik mereka yang kalau dijumlahkan pohonnya bisa mencapai puluhan ribu pohon atau lebih. Bibit Sengon Pada kunjungan tahun yang lalu ke handil ini, masih belum banyak pohon Sengon yang tampak di pinggir jalan. Tapi pada kunjungan pada hari Sabtu, 16 Februari 2013, banyak sekali potongan pohon Sengon yang berada di pinggir jalan. Menurut keterangan salah seorang warga Handil Kambang, harga Sengon per kubiknya sekitar Rp 250.000. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)