Postingan

Menampilkan postingan dengan label Transjakarta

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Busway dan APTB Transjakarta

Gambar
Busway mampir di halte busway Saat menuju ke halte Busway, penulis agak terkejut melihat ada bis kota berwarna biru yang menggunakan jalur busway. Saat mendekati halte, penulis melihat di bagian belakang bis tersebut ada tulisan yang menjelaskan bahwa bis tersebut menggunakan jalur busway. Penulis naik busway dari halte Cawang BNN menuju ke Pintu 1 Gelora Senayan. Ongkosnya Rp 3.500. Menurut keterangan petugas loket busway, sekarang naik busway jurusan Grogol. Nanti di halte Semanggi harus turun dan ganti busway jurusan Blok M. Saat sampai di halte Semanggi penulis turun. Saat melihat halte di Benhil cukup jauh, penulis memutuskan untuk langsung menuju Gelora Senayan dengan berjalan kaki. Sepulang dari Senayan, saat menanyakan pada petugas loket busway Gelora Bung Karno bagaimana mencapai halte di Cawang, petugas menawarkan apakah mau transit atau langsung? Penulis memilih untuk langsung. Dia menawarkan naik Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) yang berwarna biru. On...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)