Postingan

Menampilkan postingan dengan label Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

KANTUNG ROSEMAR (matiKAN punTUNG ROkok SEbelum MAsuk Rumah)

Gambar
Merokok memang susah berhenti, dan masih banyak masyarkat Indonesia yang merokok, padahal kampanye anti rokok sudah lama didengung-dengungkan. Pada kesempatan ini mahasiswa-mahasiswi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin membuat inovasi pada saat praktek keperawatan komunitas, keluarga dan holistik. Inovasi mereka dipaparkan pada saat Musyawarah Masyarakat Kelurahan yang ke-2 yaitu "KANTUNG ROSEMAR" yang artinya Matikan Puntung Rokok Sebelum Masuk Rumah. I novasi ini disambut baik oleh masyarakat Kelurahan Selat Utara. Adapun pembuatan KANTUNG ROSEMAR ini dari barang bekas yaitu kaleng susu kental manis yang sudah tidak terpakai. Kaleng ini dipasang di depan-depan rumah warga, sehingga sebelum masuk rumah warga bisa mematikan puntung rokoknya. Tujuan inovasi ini adalah menciptakan rumah yang sehat bebas dari asap rokok terutama rumah-rumah yang ada anak balita dan ibu hamilnya. Kiriman: Bapak M. Hipni

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)