Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wakil Gubernur

Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Wakil Gubernur Kalteng shalat berjama'ah di masjid ini

Gambar
Bagian dalam Masjid Raudhatul Jannah Palangka Raya Saat shalat Maghrib di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan M.H. Thamrin, Palangka Raya pada hari Ahad, 9 Juli 2017, admin agak pangling karena jama'ahnya lebih banyak dari biasanya, apa sedang ada acara? Setelah salam, admin melihat ke saf belakang untuk melihat muka-muka baru di masjid tersebut. Admin melihat muka yang tampaknya "pernah melihat". Ketika masjid sudah kembali kosong, admin menanyakan kepada salah satu jama'ah apakah benar orang yang admin tadi (yang tampaknya "pernah melihat") adalah Habib, Wakil Gubernur Kalteng? Orang tersebut mengiyakan, bahkan dia menambahkan bahwa rumah jabatan beliau ada dekat dengan masjid. Inilah hikmahnya bila pimpinan bisa mencontohkan semangat shalat berjama'ah di masjid, maka masyarakat di sekitarnya pun akan berlomba-lomba mengikuti pemimpinnya.

Hilangnya Unsur "Religius" Dalam Misi (Mengkritisi Visi dan Misi Gubernur Kalteng 2016-2021)

Gambar
Sugianto Sabran (kiri) dan Habib H. Said Ismail Bila melihat di dalam Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang baru maka kita hampir tidak menemukan adanya unsur "Religius" sebagaimana yang diinginkan dalam visinya yaitu:  "Kalteng Maju, Mandiri dan Adil untuk Kesejahteraan Segenap Masyarakat Menuju Kalteng Berkah (Bermartabat, Religius , Kuat, Amanah dan Harmonis)" Namun hal itu dapat diatasi dengan cara yang sangat sederhana yaitu dengan memilih orang-orang yang religius yang mengemban amanah tersebut, sehingga apapun program yang dijalankan akan memiliki nuansa religius. Siapakah mereka? Kita bisa mencontoh sosok-sosok berikut ini: Sosok Thalut yang memiliki karakteristik ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa Sosok Yusuf yang memiliki karakteristik pandai menjaga dan berpengetahuan Sosok Musa yang memiliki karakteristik kuat dan dapat dipercaya Karakteristik tambahan dari sosok yang religius adalah orang-orang ya...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas