Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wakil Gubernur

Kapuas Bisa Meniru Siprus: Deteksi Dini Kanker Payudara yang Menggabungkan Sistem Layanan + Edukasi Kreatif Know Your Lemons

Gambar
  Kanker payudara sering terlambat diketahui bukan karena orang tidak peduli, tetapi karena banyak dari kita tidak tahu tanda-tandanya dan tidak yakin harus berbuat apa saat ada perubahan pada payudara. Banyak orang juga mengira tanda kanker payudara hanya “benjolan”, padahal gejalanya bisa beragam. Akibatnya, pemeriksaan sering tertunda—dan ketika akhirnya diperiksa, kondisinya sudah lebih berat. Padahal, jika ditemukan lebih awal, penanganan jauh lebih efektif. Karena itu, strategi yang paling masuk akal untuk daerah adalah memperkuat upaya promotif dan preventif : meningkatkan pengetahuan warga, membangun kebiasaan deteksi dini, lalu memastikan layanan kesehatan siap menindaklanjuti dengan cepat. Artikel ini menggabungkan dua inspirasi penting: Praktik penguatan skrining dan akses layanan dari Siprus (Cyprus) , yang menekankan deteksi dini dan skrining terorganisir sebagai cara mengurangi ketimpangan akses dan memperbaiki hasil kesehatan.  Pendekatan edukasi kreatif Know ...

Wakil Gubernur Kalteng shalat berjama'ah di masjid ini

Gambar
Bagian dalam Masjid Raudhatul Jannah Palangka Raya Saat shalat Maghrib di Masjid Raudhatul Jannah, Jalan M.H. Thamrin, Palangka Raya pada hari Ahad, 9 Juli 2017, admin agak pangling karena jama'ahnya lebih banyak dari biasanya, apa sedang ada acara? Setelah salam, admin melihat ke saf belakang untuk melihat muka-muka baru di masjid tersebut. Admin melihat muka yang tampaknya "pernah melihat". Ketika masjid sudah kembali kosong, admin menanyakan kepada salah satu jama'ah apakah benar orang yang admin tadi (yang tampaknya "pernah melihat") adalah Habib, Wakil Gubernur Kalteng? Orang tersebut mengiyakan, bahkan dia menambahkan bahwa rumah jabatan beliau ada dekat dengan masjid. Inilah hikmahnya bila pimpinan bisa mencontohkan semangat shalat berjama'ah di masjid, maka masyarakat di sekitarnya pun akan berlomba-lomba mengikuti pemimpinnya.

Hilangnya Unsur "Religius" Dalam Misi (Mengkritisi Visi dan Misi Gubernur Kalteng 2016-2021)

Gambar
Sugianto Sabran (kiri) dan Habib H. Said Ismail Bila melihat di dalam Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang baru maka kita hampir tidak menemukan adanya unsur "Religius" sebagaimana yang diinginkan dalam visinya yaitu:  "Kalteng Maju, Mandiri dan Adil untuk Kesejahteraan Segenap Masyarakat Menuju Kalteng Berkah (Bermartabat, Religius , Kuat, Amanah dan Harmonis)" Namun hal itu dapat diatasi dengan cara yang sangat sederhana yaitu dengan memilih orang-orang yang religius yang mengemban amanah tersebut, sehingga apapun program yang dijalankan akan memiliki nuansa religius. Siapakah mereka? Kita bisa mencontoh sosok-sosok berikut ini: Sosok Thalut yang memiliki karakteristik ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa Sosok Yusuf yang memiliki karakteristik pandai menjaga dan berpengetahuan Sosok Musa yang memiliki karakteristik kuat dan dapat dipercaya Karakteristik tambahan dari sosok yang religius adalah orang-orang ya...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas