Postingan

Menampilkan postingan dengan label World Antibiotic Awareness Week

The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Sosialisasi World Antibiotic Awareness Week di SMK Al-Amin Kapuas

Gambar
Pada hari Rabu, 20 November 2019 bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan Sosialisasi World Antibiotic Awaress Week (WAAW). Bahan yang digunakan untuk sosialisasi ini diambil dari Center for Diasease Control-nya Amerika. Sosialisasi ini disampaikan kepada siswa-siswi kelas X, XI dan XII. Dalam kegiatan ini disajikan video-video, poster, tabel yang berkaitan tentang masalah antibitotika. Sosialisasi disampaikan oleh dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc sebagai guru Ilmu Kesehatan Masyarakat di sekolah tersebut.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas