Postingan

Menampilkan postingan dengan label penyakit kronis

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Mengupas Tuntas Obesitas: Bukan Sekadar Kurang Disiplin, Tapi Penyakit Medis yang Kompleks

Gambar
  Banyak orang masih percaya bahwa obesitas adalah cerminan dari kemalasan, kurangnya kemauan keras, atau pilihan gaya hidup yang buruk. Namun, anggapan tersebut keliru dan sudah ketinggalan zaman. Sejak tahun 2013, komunitas medis global, melalui American Medical Association, telah secara resmi mengakui obesitas sebagai sebuah penyakit. Ini bukan sekadar masalah berat badan, melainkan sebuah kondisi medis kronis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, layaknya diabetes atau penyakit jantung. Obesitas Adalah Penyakit Multifaktorial Menurut para ahli, termasuk Dr. Victoria Buhari dari PARI's Wellness and Diabetes Center, obesitas bersifat kronis, progresif, dapat kambuh, namun bisa diobati dan bersifat multifaktorial. Artinya, kondisi ini disebabkan oleh interaksi rumit dari berbagai faktor, di antaranya: Biologis:  Faktor genetika, ketidakseimbangan hormon seperti  ghrelin  (hormon pemicu lapar) dan  leptin  (hormon pemicu kenyang), serta resist...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"