Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Pembuat pakan ikan patin dari Murung Kramat

Bapak Muhammad Nuh (tidak mengenakan baju)
Pembuatan pakan ikan patin ini dilakukan oleh Bapak Muhammad Nur di depan rumahnya di Kelurahan Murung Kramat, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas 73512. Beliau dibantu oleh dua orang temannya. Pakan ikan patin ini dibuat dari dedak ditambah dengan ikan kering dengan perbandingan 2 : 1. Beliau membeli dedak dari penggilingan padi yang ada di Panamas atau Sari Pulau, sedangkan untuk ikan kering beliau membelinya dari Desa Batanjung, Kecamatan Kapuas Kuala.

Pencampuran antara dedak dan ikan kering dilakukan dengan alat berikut:

Alat penggiling pakan ikan
Pencampuran ini menghasilkan pakan ikan dengan ukuran yang masih besar, karena mata penggilingan yang digunakan juga lebih besar.

Pakan ikan dengan ukuran yang masih besar
Setelah pakan ikan dengan ukuran besar ini cukup banyak dihasilkan untuk hari itu, maka mata penggilingan diganti dengan ukuran yang lebih kecil, sehingga pakan ikan yang dihasilkan pun memiliki ukuran yang lebih kecil.

Pakan ikan dengan ukuran yang lebih kecil
Pakan ikan dengan ukuran yang lebih kecil ini kemudian dikeringkan menggunakan sinar matahari.

Pengeringan pakan ikan
Pakan yang dihasilkan tidak dijual melainkan digunakan untuk memberi makan ikan patin yang dibudidayakan sendiri di depan rumah.

Kolam ikan patin dan sarang walet
Jumlah ikan patin yang dibudidayakan di kolam ini adalah sebanyak 1.500 ekor. Diharapkan dalam waktu satu tahun, berat ikannya akan mencapai 1,5 kilogram. Dari usaha ini, Bapak Muhammad Nur telah berhasil membuat satu sarang walet yang berlokasi di kolam beliau yang kedua.

Berikut ini adalah video tentang pengolahan pakan ikan patin tersebut:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)