Keajaiban Rekayasa pada Pergelangan Tangan Manusia

Gambar
  Pergelangan tangan mungkin terlihat sebagai bagian tubuh yang kecil dan sederhana. Namun, di balik ukurannya yang relatif kecil, terdapat susunan tulang, sendi, ligamen, tendon, saraf, dan pembuluh darah yang bekerja secara terpadu. Dalam sebuah presentasi yang ditayangkan melalui kanal Discovery Science, Stuart Burgess, seorang insinyur yang memiliki pengalaman dalam bidang rekayasa presisi, membahas struktur pergelangan tangan dari sudut pandang teknik. Ia menanggapi pendapat yang menyebut susunan tulang pergelangan tangan terlalu rumit dan merupakan contoh buruknya rancangan tubuh manusia. Menurut Burgess, kerumitan tidak selalu berarti kelemahan. Dalam banyak sistem teknik, kerumitan justru diperlukan agar sebuah mekanisme dapat menjalankan banyak fungsi sekaligus. Delapan Tulang dengan Fungsi yang Saling Mendukung Pergelangan tangan manusia tersusun atas delapan tulang karpal. Tulang-tulang tersebut terbagi dalam dua baris yang masing-masing terdiri atas empat tulang. Sekila...

Dewata Indah Style

Melihat namanya saja, kita sudah bisa menduga bahwa tempat ini ada hubungannya dengan Bali. Tempat ini dikelola oleh Bapak Darmawan. Pengrajin ini menerima pesanan Pelinggih (Sanggah) dengan berbagai model. Tempat ini terletak di Jl. Lintas Kalimantan Km. 9, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Bapak Darmawan bisa dihubungi pada nomor telepon (0513) 6707132 dan HP 08125198938.
 Beliau sudah menetap di Basarang sejak tahun 1980-an dan sudah menekuni usaha pembuatan Pelinggih (Sanggah) ini sejak 15 tahun yang lalu. Pada mulanya di Basarang ini tidak terlalu banyak orang yang memesan Pelinggih ini, tapi dengan inisiatif beliau untuk mulai membuat sarana perantara mendekatkan diri kepada Tuhan (menurut kepercayaan Hindu), maka pesanan mulai berdatangan.
Pekerjaan ini membutuhkan ketekunan dan kerja keras. Sudah banyak yang mendapat manfaat dengan bekerja kepada beliau. Beberapa pengrajin baru di Basarang merupakan orang-orang yang pernah bekerja di tempat ini. Beliau berharap sesama pengrajin bisa saling bekerja sama dalam melayani umat Hindu di Basarang dan sekitarnya.
Menurut keterangan Pak Darmawan, bila tidak ada yang meneruskan usahanya ini, kemungkinan pada masa yang akan datang, bisnis ini akan ditutup. Menurut beliau bisnis ini masih memiliki masa depan yang cukup baik mengingat masih banyaknya umat Hindu yang belum memiliki sarana ibadah ini di rumah mereka masing-masing. 

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)