Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pempek

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Mencicipi Pempek WoenKito Nian

Gambar
Pada hari Ahad, 9 Februari 2020 saat berjalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung, admin melihat ada Pempek Woengkito Nian di pinggir jalan. Setelah selesai Jalan Sehat, admin bersama istri menikmati pempek ini. Bila ingin melihat akun Facebooknya, bisa melihat di alamat berikut: https://www.facebook.com/pempek.woenkitonian.1

Pempek Palembang

Gambar
Pempek Palembang ini terletak di depan Rumah Makan Ombilin, Jl. Ahmad Yani, Kuala Kapuas. Harga pempek ini adalah sebagai berikut: kapal selam - Rp 6.000 lenjer - Rp 4.000 Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah (0513) 23786 atau 0813 5191 1177.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)