Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pempek

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Mencicipi Pempek WoenKito Nian

Gambar
Pada hari Ahad, 9 Februari 2020 saat berjalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung, admin melihat ada Pempek Woengkito Nian di pinggir jalan. Setelah selesai Jalan Sehat, admin bersama istri menikmati pempek ini. Bila ingin melihat akun Facebooknya, bisa melihat di alamat berikut: https://www.facebook.com/pempek.woenkitonian.1

Pempek Palembang

Gambar
Pempek Palembang ini terletak di depan Rumah Makan Ombilin, Jl. Ahmad Yani, Kuala Kapuas. Harga pempek ini adalah sebagai berikut: kapal selam - Rp 6.000 lenjer - Rp 4.000 Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah (0513) 23786 atau 0813 5191 1177.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"