Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pempek

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Mencicipi Pempek WoenKito Nian

Gambar
Pada hari Ahad, 9 Februari 2020 saat berjalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung, admin melihat ada Pempek Woengkito Nian di pinggir jalan. Setelah selesai Jalan Sehat, admin bersama istri menikmati pempek ini. Bila ingin melihat akun Facebooknya, bisa melihat di alamat berikut: https://www.facebook.com/pempek.woenkitonian.1

Pempek Palembang

Gambar
Pempek Palembang ini terletak di depan Rumah Makan Ombilin, Jl. Ahmad Yani, Kuala Kapuas. Harga pempek ini adalah sebagai berikut: kapal selam - Rp 6.000 lenjer - Rp 4.000 Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah (0513) 23786 atau 0813 5191 1177.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas