Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pempek

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Mencicipi Pempek WoenKito Nian

Gambar
Pada hari Ahad, 9 Februari 2020 saat berjalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung, admin melihat ada Pempek Woengkito Nian di pinggir jalan. Setelah selesai Jalan Sehat, admin bersama istri menikmati pempek ini. Bila ingin melihat akun Facebooknya, bisa melihat di alamat berikut: https://www.facebook.com/pempek.woenkitonian.1

Pempek Palembang

Gambar
Pempek Palembang ini terletak di depan Rumah Makan Ombilin, Jl. Ahmad Yani, Kuala Kapuas. Harga pempek ini adalah sebagai berikut: kapal selam - Rp 6.000 lenjer - Rp 4.000 Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah (0513) 23786 atau 0813 5191 1177.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)