Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban
Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...
Mohon perhatian dan bantuanya untuk jaringan wilayah basarang km 16,5 desa batu nindan 2 mengalami eror dan gangguan pada jaringan internet 4G tidak suport mohon untuk cepat ditanggapi trimakasih
BalasHapusBisa minta tolong lah wifi kami kada mau ...bisa di cek akan
BalasHapusCoba hubungi 147
HapusMohon bantuannya
BalasHapusDi desa kami sangat susah sinyal di karenakan letak tower lumayan jauh
Letak desa kami di desa kaladan jaya lamunti a4
Mohon tanggapanya kalo bisa di pasang akan tower terima kasih
Wifi kami dirumah mengalami gangguan
BalasHapusD tempat kami youtube ngga bisa d buka...bisakah diperbaiki..
BalasHapusMinta tolong,kasir PDAM pemuda km.6,5 ada gangguan..
BalasHapus