Waktu: Harta Paling Berharga yang Sering Kita Sia-siakan

Gambar
Dalam hidup ini, banyak orang bekerja keras untuk mendapatkan uang, jabatan, rumah, kendaraan, dan berbagai bentuk kenyamanan dunia. Tidak ada yang salah dengan semua itu selama ditempuh dengan cara yang baik. Namun, ada satu nikmat yang sering kita lupakan, padahal nilainya jauh lebih mahal daripada semua harta benda: waktu . Bayangkan jika seseorang menawarkan uang satu juta dolar kepada kita, tetapi dengan satu syarat: setelah menerima uang itu, kita hanya punya waktu hidup 24 jam. Apakah kita mau menerimanya? Sebagian besar orang tentu akan menolak. Sebab, untuk apa uang sebanyak itu jika tidak ada waktu untuk menikmatinya? Bahkan jika jumlah uangnya dinaikkan menjadi sepuluh juta dolar, seratus juta dolar, atau satu miliar dolar, tetap saja nilainya tidak sebanding dengan waktu hidup yang harus dikorbankan. Dari sini kita dapat memahami satu pelajaran besar: waktu lebih berharga daripada uang . Uang yang hilang masih bisa dicari kembali. Harta yang habis masih bisa diusahakan...

Konferensi Harun Yahya

Pada tanggal 15 Juli 2010 bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Manggatang Tarung pukul 12.30 - 16.00 WIB diselenggarakan Konferensi Harun Yahya yang diselenggarakan melalui Video Conference dengan topik The Collapse of Darwinism. Kegiatan tersebut sempat tertunda lebih dari satu jam mengingat adanya miskomunikasi dengan teman-teman dari Turki. Mereka menyangka kegiatan ini akan diselenggarakan pukul 12.30 waktu Turki. Itulah sebabnya kegiatan tersebut terlambat dimulai satu setengah jam.

Kegiatan ini diikuti oleh 103 pelajar SLTA di lingkungan ibukota Kapuas, Kuala Kapuas dan 5 orang guru dari berbagai sekolah.

Penerjemah dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia adalah Bu Kartini Saifullah, seorang guru bahasa Inggris di Pondok Pesantren Hidayatullah, Bahaur, lulusan S2 Birmingham, Inggris.

Kegiatan ini disponsori oleh PT. TELKOM (sebagai penyedia internet dengan kecepatan 1 MB/detik), Pemda Kabupaten Kapuas, PT. PLN Cabang Kapuas, Harun Yahya (sebagai pembicara) dan berbagai pihak yang membantu kegiatan ini.

Berikut ini adalah beberapa foto kegiatan Konferensi Harun Yahya:

Para peserta sedang memperhatikan penyajian yang disampaikan oleh dr. Ahmed Oktar Babuna, neurosurgeon dari Turki yang menyampaikan topik The Collapse of Darwinism.
Para peserta Konferensi Harun Yahya
Para peserta Konferensi Harun Yahya

Seorang peserta sedang menyimak jawaban pertanyaan

Para siswa dan guru sedang menyimak

Peserta ingin mengajukan pertanyaan
  
Peserta sedang mengajukan pertanyaan
  
Peserta Konferensi Harun Yahya

Dr. Ahmet Oktar Babuna sedang memberikan penjelasan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas