The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Buka Puasa bersama K.H. Rusli Imus


Pada hari Ahad, 15 Agustus 2010 bertempat di Jl. Mawar No. 10, DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini diisi dengan ceramah oleh K.H. Rusli Imus yang mengangkat tema "Makan dalam Perspektif Al-Qur'an". Bila ingin mendengarkan langsung di blog ini, kami sertakan rekamannya dibawah ini:




Setelah berbuka dengan penganan kecil, teh hangat dan rumput laut, para jama'ah sebagian shalat di Masjid Jami' At-Taqwa. Setelah itu mereka diberi surprise (kejutan) oleh para ibu-ibu dengan hidangan makan malam yang diatur diatas nampan sebagaimana tampak dalam video berikut ini:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas