Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Bincang-bincang dengan Bapak Amran Noer (Koordinator Unit Pemadam Kebakaran)

Armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas
Unit ini terletak di Jl. Kalimantan, Kuala Kapuas, dengan nomor telpon (0513) 113. Unit ini memiliki 6 buah unit pemadam kebakaran (satu buah mobil yang rusak) dan 6 buah mesin.

Idealnya satu buah mobil memiliki personil 6 orang dengan tugas sebagai berikut:

  1. 1 orang di saringan air
  2. 1 orang di mesin
  3. 2 orang di selang
  4. 2 orang menyemprot
Namun saat ini, unit pemadam kebakaran ini hanya memiliki 16 orang personil saja, padahal kalau dijumlahkan maka jumlah tenaga yang dibutuhkan adalah 5 buah mobil yang baik x 6 orang = 30 orang. Bupati Kapuas sudah berjanji untuk memenuhi kekurangan jumlah tersebut. Saat ini di kompleks pemadam kebakaran ini sudah tersedia rumah asrama sebanyak 16 unit. Bila jumlah tenaga akan ditambah, berarti perlu disiapkan rumah tambahan untuk mereka.

Pak Amran menjelaskan bahwa Hydrant yang tersedia di daerah sekitar pasar di Kuala Kapuas, tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan air untuk pemadam kebakaran, syukurnya mereka masih memiliki sumur cadangan di lokasi pemadam kebakaran yang lama (disamping pengadilan negeri). Selama ini air diambil dari mana saja yang ada airnya.

Upaya memadamkan kebakaran saat ini tidak hanya dilakukan oleh unit pemadam kebakaran Pemda Kapuas saja, tapi Pemda sudah memberikan bantuan 6 buah mesin dan Tossa kepada Pemadam Kebakaran Swasta. Sehingga untuk memadamkan kebakaran di daerah-daerah yang sulit dicapai oleh mobil pemadam kebakaran, maka peran mereka digantikan oleh Tossa yang lebih lincah. 

Pak Amran menghimbau masyarakat Kabupaten Kapuas agar memberikan jalan kepada unit pemadam kebakaran untuk mencapai lokasi kebakaran, mengingat selama ini masyarakat cenderung hanya menonton saja, dan selama ini hal itu sudah menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk mencapai lokasi kebakaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas