Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Pembukaan Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia

Para undangan yang menghadiri kegiatan pembukaan Rakerda MUI Kabupaten Kapuas
Pembukaan Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia dan Silaturahmi Ulama Se-Kabupaten Kapuas dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Oktober 2010 pada pukul 09.45 - 10.30 WIB di Rumah Jabatan Bupati Kapuas. Dalam sambutannya, Bupati mengajak para ulama untuk turut serta dalam berbagai upaya pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah sesuai dengan fungsinya sebagai penggerak masyarakat. Beliau berharap bahwa para ulama dapat juga berperan dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)