Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Pembukaan Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia

Para undangan yang menghadiri kegiatan pembukaan Rakerda MUI Kabupaten Kapuas
Pembukaan Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia dan Silaturahmi Ulama Se-Kabupaten Kapuas dilaksanakan pada hari Selasa, 26 Oktober 2010 pada pukul 09.45 - 10.30 WIB di Rumah Jabatan Bupati Kapuas. Dalam sambutannya, Bupati mengajak para ulama untuk turut serta dalam berbagai upaya pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah sesuai dengan fungsinya sebagai penggerak masyarakat. Beliau berharap bahwa para ulama dapat juga berperan dalam membangun ekonomi kerakyatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)