Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Penyuluhan tentang NAPZA di Mantangai

Para penyuluh dari DP-LMMDD-KT, Gepenta dan BNK
Pada hari Kamis, 21 Oktober 2010, Dewan Pertimbangan Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalimantan Tengah (DP-LMMDD-KT) Kabupaten Kapuas, Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GEPENTA) Kabupaten Kapuas, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas memberikan penyuluhan tentang NAPZA di dua sekolah di Kecamatan Mantangai. Sekolah pertama yang dikunjungi adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mantangai yang terletak di Desa Mantangai Hilir.


Siswa-siswi SMPN 1 Mantangai sedang menyimak penyuluhan
Setelah itu, dengan menggunakan klotok yang disediakan oleh pihak sekolah, rombongan berangkat menuju Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Mantangai yang terletak di Desa Mantangai Hulu.

Siswa-siswi SMAN 1 Mantangai sedang asyik menyimak penyuluhan
Adapun tim yang memberikan penyuluhan adalah:

  1. Talinting E. Toepak (pengantar tentang bahaya Napza)
  2. Angie Rohan (mengenai GEPENTA)
  3. Drs. H. Nurani Sarji (Napza dalam pandangan agama)
  4. dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc (bahaya Napza dari sisi medis)
  5. Indan Thomas, S.Pd (sanksi hukum bagi penyalahguna Napza)

Komentar

  1. Teriama Kasih Kami Ucapkan
    Kepada YTH :
    1. Bpk Talinting E. Toepak
    2. Bpk Angie Rohan
    3. Bpk Drs. H. Nurani Sarji
    4. Bpk dr.Jum'antil Fajar,MHlthSc
    5. Bpk Indan Thomas,S.Pd

    Yang telah memberikan Penyuluhan Napza Di SMP1 Mantangai dan SMA1 Mantangai
    Semoga Harapan dan Keinginan kita Yaitu" Generasi Muda Yang Anti Narkoba" terwujud. Amin...

    by Puskesmas Mantangai

    BalasHapus
  2. Terima kasih, semoga kegiatan Pak Azhar di Mantangai juga semakin lancar. Selamat bekerja

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)