Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Toko Holland

 Toko kue yang dikelola oleh Bapak Timotius ini terletak di perempatan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Teratai, di pertokoan yang berseberangan dengan Masjid Darul Muttaqin, tepatnya Jl. Ahmad Yani No. 3, Kuala Kapuas. Toko ini menyediakan kue basah dan kue kering, rotin serta menerima pesanan kue ulang tahun. Bapak Timotius dapat dihubungi pada nomor telepon 0513-25526 (Toko) dan 0513-23338 (Rumah). Berikut ini adalah beberapa foto-foto dari penganan yang tersedia, sayangnya admin datang pada sore hari, sebab biasanya toko ini lebih ramai di pagi hari, dan pilihan kue juga lebih banyak pada pagi hari.


Kue-kue Ulang Tahun

Kue-kue kering

Kue-kue di etalase depan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"