Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bapak Anton Norodom meninggal dunia

Suasana pasca penguburan Bapak Anton Norodom
Setelah shalat Jum'at, 3 Desember 2010 di Masjid Agung Al-Mukarrom diselenggarakan shalat jenazah untuk Bapak Anton Norodom, Mantan Camat Mantangai. Beliau meninggal dunia pada hari Kamis, 2 Desember 2010 pukul 23.00 WIB di Banjarmasin. Beliau meninggalkan seorang istri dan dua orang anak perempuan. Setelah dishalatkan, jenazah dikuburkan di Pekuburan Muslim, Jl. Tambun Bungai IV (tepatnya di Jalan Jati), Kuala Kapuas. Dalam kesempatan tersebut dilakukan upacara singkat penguburan oleh Pemda Kapuas, yang dimulai dengan sambutan dari pihak keluarga (Bapak Edy Fachriansyah), dari Bapak Bupati Kapuas (Bapak M. Mawardi) dan ucapan bela sungkawa kepada pihak keluarga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)