Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyerahan Ambulance Hibah PT. ASKES

Ambulance hibah dari PT. ASKES
Berbeda dari berita sebelumnya, serah terima ambulance dari PT. ASKES kepada RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas, dilakukan oleh dr. Suzanna Zadli Razak, MM., HIA, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT. ASKES. Penyerahan secara simbolis dilakukan dengan menyerahkan kunci kepada Wakil Bupati Kapuas, Suraria Nahan, kemudian dilanjutkan penyerahan dari wakil bupati kepada direktur rumah sakit, dr. H. Bawa Budi Raharja. Penyerahan ini dilakukan di halaman parkir RSUD dr. H. Soeamrno Sosroatmodjo Kapuas, pada hari Rabu, 22 Desember 2010. 


Penyerahan secara simbolis dari PT. ASKES kepada Wakil Bupati Kapuas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"