Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Seminar Motivasi Diri bersama Ippho Santosa

Dalam rangka meningkatkan kinerja PNS Daerah Kabupaten Kapuas untuk dapat bekerja secara cerdas dan profesional, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Seminar Motivasi Diri yang disampaikan oleh Ippho Santosa (pakar pengembangan otak kanan). Beliau menyampaikan hal-hal positif yang dimiliki oleh otak kanan yang bisa membuat kita mampu untuk menghadapi tantangan, seperti sikap optimis ketika menghadapi target yang cukup berat. Kalau kita berpikir bahwa sesuatu itu insya Allah bisa kita kerjakan maka kita akan mencari cara untuk bisa mewujudkannya.

Beliau menunjukkan bahwa yang namanya keyakinan itu sangat diperlukan. Hal ini sangat diperlukan dalam meraih tujuan. Selain itu juga diperlukan adanya keikhlasan dalam mencapai tujuan. Hal-hal ini merupakan faktor-faktor pengali, sehingga kalau dia tidak ada, maka tujuan sulit untuk diraih.

Beliau juga menyampaikan tentang pentingnya pola pikir positif, karena aura dari pemikiran ini akan memancar ke sekitar kita, sehingga apa-apa yang kita inginkan, akan bisa terwujud pada masa depan. Selain itu beliau juga menyampaikan tentang pentingnya input (masukan) yang kita terima dalam kehidupan. Apabila masukan yang kita terima bersifat positif, maka kita akan bersikap baik dalam keseharian, tapi bila masukan yang kita terima bersifat negatif, maka hal itu akan mempengaruhi hari-hari kita yaitu menjadi kurang riang. Beliau tidak menganjurkan untuk mendengar atau melihat sesuatu yang cengeng, baik itu lagu maupun film.

Menurut beliau nasib dan takdir itu bisa diubah dengan do'a dan sedekah yang kita lakukan. Beliau mengajak peserta untuk meyakini kebenaran janji Allah untuk mengganjar orang yang banyak bersedekah. Sebagai latihan, beliau mengajak peserta untuk bersedekah langsung pada saat itu, berduyun-duyun peserta memberikan sedekahnya.

Berikut ini adalah cuplikan presentasi yang beliau sampaikan:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan