Pendidikan dan Gizi: Peran Penting Makanan di Sekolah untuk Pembelajaran dan Kesetaraan

Gambar
  Bagi anak-anak di berbagai negara, termasuk di sekitar kita, makanan bergizi yang mereka santap di sekolah seringkali menjadi penentu; antara masuk kelas atau tinggal di rumah, antara berhasil lulus ujian atau tertinggal pelajaran. Program makan di sekolah telah terbukti menjadi salah satu investasi paling praktis dan efektif yang dapat dilakukan sebuah negara untuk meningkatkan kehadiran siswa, memperkuat hasil belajar, dan memajukan kesetaraan, terutama di tengah situasi krisis. Artikel ini diadaptasi dari tulisan Anna Horner, Koordinator Senior UN-Nutrition, dan Alexandra Newlands, Kepala Jaringan Masyarakat Sipil SUN (Scaling Up Nutrition). Dalam tulisan mereka, ditekankan bagaimana program makanan di sekolah menjadi contoh nyata bahwa gizi dan pendidikan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Belajar dari Filipina dan Brazil Gerakan Scaling Up Nutrition (SUN) telah menunjukkan kekuatan kolaborasi untuk mengubah konsep integrasi menjadi aksi nyata. Pada Oktober 2025, per...

Seminar Motivasi Diri bersama Ippho Santosa

Dalam rangka meningkatkan kinerja PNS Daerah Kabupaten Kapuas untuk dapat bekerja secara cerdas dan profesional, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Seminar Motivasi Diri yang disampaikan oleh Ippho Santosa (pakar pengembangan otak kanan). Beliau menyampaikan hal-hal positif yang dimiliki oleh otak kanan yang bisa membuat kita mampu untuk menghadapi tantangan, seperti sikap optimis ketika menghadapi target yang cukup berat. Kalau kita berpikir bahwa sesuatu itu insya Allah bisa kita kerjakan maka kita akan mencari cara untuk bisa mewujudkannya.

Beliau menunjukkan bahwa yang namanya keyakinan itu sangat diperlukan. Hal ini sangat diperlukan dalam meraih tujuan. Selain itu juga diperlukan adanya keikhlasan dalam mencapai tujuan. Hal-hal ini merupakan faktor-faktor pengali, sehingga kalau dia tidak ada, maka tujuan sulit untuk diraih.

Beliau juga menyampaikan tentang pentingnya pola pikir positif, karena aura dari pemikiran ini akan memancar ke sekitar kita, sehingga apa-apa yang kita inginkan, akan bisa terwujud pada masa depan. Selain itu beliau juga menyampaikan tentang pentingnya input (masukan) yang kita terima dalam kehidupan. Apabila masukan yang kita terima bersifat positif, maka kita akan bersikap baik dalam keseharian, tapi bila masukan yang kita terima bersifat negatif, maka hal itu akan mempengaruhi hari-hari kita yaitu menjadi kurang riang. Beliau tidak menganjurkan untuk mendengar atau melihat sesuatu yang cengeng, baik itu lagu maupun film.

Menurut beliau nasib dan takdir itu bisa diubah dengan do'a dan sedekah yang kita lakukan. Beliau mengajak peserta untuk meyakini kebenaran janji Allah untuk mengganjar orang yang banyak bersedekah. Sebagai latihan, beliau mengajak peserta untuk bersedekah langsung pada saat itu, berduyun-duyun peserta memberikan sedekahnya.

Berikut ini adalah cuplikan presentasi yang beliau sampaikan:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas