The Salahuddin Generation (Serial 1) Bangkit dari Masa Tergelap: “The Rise of the Assassins” dan Awal Lahirnya Generasi Salahuddin

Gambar
  Ada kalanya kita merasa hidup di masa paling buruk dalam sejarah umat: perpecahan, pengkhianatan, musuh yang mengepung, dan rasa putus asa yang sulit dipadamkan. Dalam pembuka serial The Salahuddin Generation , Dr. Hassan Elwan justru mengajak kita “mundur” ke masa yang jauh lebih gelap—untuk membuktikan satu hal: umat pernah jatuh lebih parah, dan pernah bangkit dengan lebih mulia . Episode perdana ini berjudul “The Rise of the Assassins” (tayang perdana 6 Desember 2025 ) dan menjadi fondasi narasi besar: Salahuddin bukan “pahlawan tunggal”, melainkan buah dari sebuah generasi —generasi yang dibentuk oleh krisis, lalu dipulihkan melalui ilmu, lembaga, dan keteguhan iman. 1) Bukan “Salahuddin dulu”, tapi “luka besar sebelum Salahuddin” Alih-alih memulai cerita dari kelahiran sang tokoh, Dr. Hassan Elwan menegaskan: tantangan terbesar generasi Salahuddin bukan semata pasukan Salib, melainkan korupsi dan kerusakan internal —dari penguasa hingga masyarakat. Karena itu, jendela...

Survival di Bukit Tangkiling

Pada tangal 31 Desember 2010 - 2 Januari 2011, Pandu Keadilan Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Outbond di Bukit Tangkiling. Dalam kegiatan tersebut para peserta menjalani berbagai kegiatan seperti permainan, flying fox, meniti tali melewati lubang besar, permainan penyusupan ke kelompok lain dan yang terakhir adalah survival selama 24 jam.
Namun kegiatan survival ini bukan survival yang menetap tapi "mobile survival", jadi peserta berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam kegiatan tersebut peserta hanya diijinkan untuk membawa perlengkapan yang dapat digunakan untuk survival, diantaranya ponco, matras, dan tempat air. Dilokasi survival, peserta diharuskan untuk membuat tenda dari ponco dan matras yang mereka bawa. Kemudian peserta akan dikumpulkan lagi untuk berpindah dengan mercon.

Ada kejadian menarik ketika rombongan akan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Admin memilih tempat kemah yang agak jauh dari tempat berkumpul, sehingga ketika panitia menyalakan mercon untuk membangunkan peserta di malam hari untuk mengumpulkan mereka, admin sama sekali tidak mendengarnya. Akhirnya anggota kelompok admin diharuskan untuk mencari admin. Admin terbangun ketika mendengar suara salah seorang teman yang memanggil-manggil. Akhirnya admin dihukum karena terlambat.

Kegiatan ini pada intinya memberi semangat kepada kita bahwa tantangan seperti apapun beratnya, insya Allah bisa diatasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas