Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW - SMPN 1 Selat


Pada hari Selasa, 15 Februari 2011 bertempat di Masjid Riyadhul Jannah dilaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh para siswa SMPN 1 Selat. Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa, guru dan para orang tuanya. Ceramah Maulid disampaikan oleh Bapak Nabhan, S.Ag, kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Selat. Berikut ini adalah sedikit catatan tentang ceramah tersebut:

Ketika hamil, Aminah sering mimpi yang bagus-bagus. Jadi ketika seorang wanita hamil dharapkan melakukan ibadah, mendengarkan berbagai ceramah/taujih, membaca Qur'an maka hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap janin yang dikandungnya.

Ketika tinggal bersama dengan Abu Thalib, beliau ikut mengembala kambing untuk membantu meringankan beban keluarga pamannya.

Salah satu mu'jizat terbesar Rasulullah adalah Qur'an. Didalamnya Allah berfirman bahwa Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Ayat yang pertama kali diturunkan Allah menunjukkan pentingnya belajar (yaitu Iqra' atau bacalah). Menuntut ilmu diwajibkan bagi kaum Muslimin. Barangsiapa yang ingin bahagia di dunia hendaknya dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin bahagia di akhirat, hendaknya dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin bahagia dunia dan akhiratnya, dengan ilmu juga (Hadits). Ilmu merupakan modal dasar dari orang beriman untuk beribadah. Bila ilmu tidak diamalkan seperti pohon kayu yang tidak berbuah. Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku berarti mencintaiku. Barangsiapa yang mencintaiku maka akan bersamaku di surga (Hadits). Dua hal yang apabila kita berpegang kepadanya maka kita tidak akan sesat yaitu Qur'an dan Sunnah (Hadits). Sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik (Q.S. Al-Ahzab, 33: 21). Sesungguhnya akhlak Rasulullah adalah Qur'an (Hadits).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"