Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

The Edge of Joy Trailer



Trailer diatas menggambarkan bagaimana perjuangan para bidan, dokter, perawat dan tokoh-tokoh agama di Nigeria untuk menurunkan angka kematian ibu disana. Angka kematian ibu di Nigeria merupakan angka tertinggi kedua di seluruh dunia. Film ini menggambarkan bagaimana para ibu berusaha untuk bertahan hidup dalam proses persalinannya. Diantara hal-hal yang diungkap sebagai penyebab kematian ibu disana adalah kurangnya suplai darah, kurangnya sarana transportasi dan tidak berjalannya program Keluarga Berencana dengan baik. Film ini berusaha untuk menggambarkan kesalahan persepsi yang beredar di masyarakat seputar kehamilan dan persalinan serta berbagai keterbatasan yang mereka miliki. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi tautan berikut ini http://pulitzergateway.org/dying-for-life/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"