Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

The Edge of Joy Trailer



Trailer diatas menggambarkan bagaimana perjuangan para bidan, dokter, perawat dan tokoh-tokoh agama di Nigeria untuk menurunkan angka kematian ibu disana. Angka kematian ibu di Nigeria merupakan angka tertinggi kedua di seluruh dunia. Film ini menggambarkan bagaimana para ibu berusaha untuk bertahan hidup dalam proses persalinannya. Diantara hal-hal yang diungkap sebagai penyebab kematian ibu disana adalah kurangnya suplai darah, kurangnya sarana transportasi dan tidak berjalannya program Keluarga Berencana dengan baik. Film ini berusaha untuk menggambarkan kesalahan persepsi yang beredar di masyarakat seputar kehamilan dan persalinan serta berbagai keterbatasan yang mereka miliki. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi tautan berikut ini http://pulitzergateway.org/dying-for-life/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas