Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Mars Kabupaten Kapuas



Mars ini dinyanyikan oleh Paduan Suara PGRI saat Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-205 dan HUT Pemda Kabupaten Kapuas ke-60. Upacara ini dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Maret 2011 di halaman Kantor Pemda Kapuas, Jalan Pemuda Km. 5,5.

Berikutnya ini adalah lirik dari Mars tersebut:

MARS KABUPATEN KAPUAS
(Cipt & Arr : Jonsen S. Bahat)

Kabupaten Kapuas; Kota AIR yang kupuja slalu 
berdiri di bumi Indonesia
Aman, Indah, Ramah dibawah panji merah putih
Marilah kita bersatu, Bersama-sama berjuang 
membangun Kota AIR
Kabupaten Kapuas; Kota AIR yang ku cinta slalu 
engkaulah pusaka yang abadi,
bakti kami semua; Demi kejayaan Kapuas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)