DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Semua umatku akan masuk surga (Nabi Muhammad SAW)

H. Nabhan, S.Ag, kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selat, membuka Maulid Nabi Muhammad SAW di langgar Inayah, Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. IXa ini dengan membacakan hadits yang berbunyi: Seluruh umatku akan masuk surga, kecuali yang tidak mau. Para sahabat bertanya siapa yang tidak ingin masuk surga. Rasulullah menjawab, barangsiapa yang mematuhiku akan masuk surga dan barangsiapa yang mengingkariku maka sesungguhnya dia adalah orang yang tidak mau masuk surga.

Banyak contoh-contoh amal yang beliau contohkan yang bisa mengantarkan kita menuju surga diantaranya adalah senantiasa berbuat baik kepada sesama manusia, termasuk mereka yang pernah menyakiti kita, sebagaimana Rasulullah biasa diludahi oleh orang lain, namun beliau tetap bersikap baik padanya (akhlak Qur'ani). Selain itu adalah berbakti kepada kedua orang tua, baik ketika mereka masih hidup maupun sesudah mereka meninggal dunia, yaitu dengan mendo'akan mereka. Amal berikutnya yaitu shalat berjama'ah. Beliau menceritakan sebuah kisah lucu:

Seorang kaum masjid biasa menyeru kepada jama'ah untuk shalat subuh dengan seruan : Asholatu khairum minan naum (shalat lebih baik daripada tidur), bangun, bangun, bangun. Tetapi jama'ah masjid untuk shalat subuh tetap saja sepi. Pada suaru hari diwaktu subuh dia mengucapkan di pengeras suara : Api, api, api, api, api. Masyarakat di sekitar masjid kontan saja pada bangun dan bertanya kepada beliau dimana ada api? Dengan gamblangnya beliau menjawab: Kalau tidak pernah melaksanakan shalat maka akan masuk ke dalam api neraka.


Kegiatan maulid ini diawali dengan pembacaan Syair Maulid yang dibawakan oleh Maulid Habsyi Langgar Al-Inayah yang fotonya adalah sebagai berikut:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)