Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Pembukaan Musyawarah Daerah ke-6 Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Kapuas

Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah, Bapak Syar'i (paling kiri) didampingi oleh Bupati Kapuas (nomor dua dari kiri).
Kegiatan pembukaan Musyawarah Daerah ke-6 Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Kapuas pada hari Sabtu, 9 April 2011, dimulai dengan kegiatan pawai dari Masjid Jami' Kelurahan Mambulau menuju ke pertigaan ke Pulau Mambulau kemudian ke jalan raya, kemudian masuk kembali ke jalan sesudah penyeberangan feri, kembali lagi ke masjid. Pawai ini dilepas oleh Bapak Sekda Kabupaten Kapuas, Drs. Nurul Edy, M.Si.

Kegiatan pembukaan dilaksanakan di Masjid Jami' Kelurahan Mambulau. Kegiatan diawali dengan tilawah Qur'an, dilanjutkan dengan Sambutan oleh Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas, Bapak Kamarudin; dilanjutkan dengan Sambutan Bupati Kapuas; dibuka oleh Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Bapak Syar'i.

Dalam sambutannya Bapak Syar'i mengingatkan bahwa pemilihan tempat di masjid Jami' ini bukan tanpa makna, sebagaimana Muktamar kemarin diselenggarakan di Jogjakarta. Semua itu menunjukkan bahwa Muhammadiyah kembali kepada khitthah-nya yaitu menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar. Hal ini ditujukan kepada seluruh kalangan, baik internal maupun kepada pihak eksternal, termasuk kepada pemerintah daerah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)