Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

21 Mei - World Day for Cultural Diversity for Dialogue and Development

Dalam rangka mengadopsi Deklarasi Universal UNESCO tentang Keanekaragaman Budaya pada bulan November 2011, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mendeklarasikan 21 Mei sebagai Dialog dan Pengembangan Keanekaragaman Budaya Sedunia ( Resolution 57/249). Hari ini memberikan kesempatan kepada kita untuk memperdalam pengertian tentang nilai-nilai Keanekaragaman Budaya dan belajar untuk "hidup bersama" dengan lebih baik. Inilah sebabnya mengapa UNESCO menghimbau kepada seluruh negara anggota, sebagaimana juga kepada masyarakat sipil untuk merayakan hari sedunia ini dengan melibatkan sebanyak mungkin aktor dan rekan. 

Sumber: UNESCO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas