Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Sunatan Massal di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas

Bapak H. Dusi, SKM sedang menyunat pasien pertama (With courtesy from Hasanudin Zoe)
Pada hari Sabtu, 15 Mei 2011, Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas menyelenggarakan kegiatan Sunatan Massal. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Bakti Sosial dari lulusan Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah tahun 2011. Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Bapak Johansyah, Asisten III Pemda Kabupaten Kapuas mewakili Bapak Bupati Kapuas yang berhalangan untuk hadir. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa kepala desa yang berasal dari sekitar pondok pesantren. Tenaga medis kegiatan ini dipimpin oleh Bapak H. Dusi, SKM yang berasal dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Jumlah anak yang disunat sebanyak 20 orang, yang berasal dari sekitar pondok pesantren.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas