Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kapuas mendapatkan 5 dokter PTT baru

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepada Bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Raison, SKM, ada lima dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ditempatkan di:
  1. RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo
  2. Puskesmas Selat
  3. Puskesmas Barimba
  4. Puskesmas Palangkau
  5. Puskesmas Sei Hanyo
Para dokter ini akan bertugas di tempat-tempat tersebut selama satu tahun. Semoga Pemerintah Daerah dapat mengupayakan agar para dokter PTT tersebut juga mendapatkan tunjangan daerah sehingga ketersediaan dokter di Kabupaten Kapuas dapat terpenuhi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"