BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Kunjungan Jama'ah dari India ke Kuala Kapuas

Jama'ah Tabligh dari India sebanyak 7 orang, berkunjung ke Kuala Kapuas, tepatnya di Masjid Riyadhul Jannah, Jalan K.S. Tubun, Kuala Kapuas. Kunjungan ini akan dilakukan selama tiga hari dalam rangka 4 bulan perjalanan dakwah mereka ke seluruh dunia. Mereka sudah melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, seperti ke Buntok, Puruk Cahu dan lain-lain. Kegiatan tiga hari di Kuala Kapuas dimulai pada hari Sabtu - Senin, 18-20 Juni 2011.

Dalam kunjungan ini mereka mengajak para jama'ah di sekitar masjid untuk melaksanakan shalat berjama'ah di masjid. Tadi malam, salah satu anggota rombongan, Muhammad Arif, menyempatkan diri untuk berkunjung ke Langgar Al-Inayah. Admin diminta untuk menjadi penterjemah ketika beliau menyampaikan "bayan" (penjelasan tentang agama) kepada para jama'ah shalat Isya. Dalam bayan tersebut, beliau mengajak para jama'ah untuk memperbaiki iman kepada Allah SWT, meneladani kehidupan Rasulullah dan berusaha untuk meningkatkan amal dalam mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. Beliau juga mengajak para jama'ah untuk ikut serta dalam da'wah kepada manusia, sehingga kegiatan amar ma'ruf nahi mungkar dapat terlaksana dalam kehidupan masyarakat.

Muhammad Arif ini baru pertama kali melakukan perjalanan da'wah keluar negeri. Dia sudah menjalani 2 bulan dari 4 bulan yang direncanakan dalam melaksanakan kegiatan dakwah ini. Mengingat hanya beliau saja yang bisa berbahasa Inggris, maka rombongan ini didampingi oleh salah seorang anggota Jama'ah yang berasal dari Medan yang bisa menterjemahkan ucapannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)