BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di TPA Al-Inayah


(With courtesy from Adi Purnomo)

Dalam rangka mengambil hikmah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, TPA Al-Inayah yang terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kelurah Selat Hilir, Kecamatan Selat, menyelenggarakan Peringatan Isra' Mi'raj yang bertempat di Majelis Ta'lim Al-Inayah. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jum'at, 17 Juni 2011. Kegiatan ini diisi dengan penyampaian uraian hikmah Isra' dan Mi'raj yang disampaikan oleh Bapak Jum'atil Fajar, dilanjutkan dengan kegiatan pertemuan antara pengurus TPA denga para orang tua santri.

Dalam uraian hikmah Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW tersebut dihimbau bagi para orang tua untuk senantiasa mengajak anaknya untuk melaksanakan shalat berjama'ah di Masjid. Bila orang tua senantiasa mengajak anak shalat berjama'ah di masjid sejak usia 7 - 10 tahun, maka dia sudah membiasakan anaknya untuk ke masjid sebanyak lebih dari 5.000 kali. Tentu dengan seringnya orang tua mengajak anak ke masjid, maka diharapkan kelak sang anak akan terbiasa melaksanakan shalat berjama'ah tersebut di masjid/langgar. Selain itu para orang tua juga diajak untuk membangunkan suami atau istrinya untuk melaksanakan shalat malam secara berjama'ah, sehingga keharmonisan hubungan suami istri akan makin terjaga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)