Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

MOS SMPN I KAPUAS KUALA


Hari ini senin tanggal 18 juli 2011 tepat jam 07.00 WIB, upacara pembukaan MOS SMPN I Kapuas Kuala tahun ajaran 2011/2012 di laksanakan. Pembina pada upacara pembukaan tersebut adalah kepala sekolah SMPN I Kapuas Kuala, Bp. PETRUS, S.Pd. Tahun ini jumlah siswa yang mendaftar di SMPN I Kapuas Kuala sebanyak 55 siswa. Kegiatan MOS akan dilaksanakan selama 3 hari, dan pada hari kamis tanggal 21 juli 2011 kegiatan belajar mengajar sudah di mulai. Semoga kegiatan belajar mengajar setahun kedepan dapat berjalan dengan lancar, Amin. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)