Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Ngabuburit With Book

Kegiatan Ngabuburit With Book
Arti dari Ngabuburit With Book adalah "menunggu waktu berbuka puasa bersama dengan buku". Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Yayasan Muslimah Smart yang ingin memberikan alternatif kegiatan bagi para generasi muda dalam menunggu waktu berbuka puasa. Acara menunggu waktu sahur ini dilaksanakan di depan sekretariat Yayasan Muslimah Smart yaitu di Jalan Grogol Jaya VIII No. 14, Depok, Jawa Barat.


Tenda untuk kegiatan ini pada awalnya cuma ingin dipinjam sebentar saja, tapi karena puasa ini orang pada males membongkar tenda, akhirnya direncanakan tenda ini tetap dipasang sepanjang Ramadhan. Ketika hari pertama kegiatan ini dilaksanakan, sudah ada donatur yang menelpon Katrina, pengelola program ini, yang menawarkan, apakah lebih baik disediakan kotak atau lemari untuk meletakkan buku-buku. Katrina lebih memilih lemari, karena dapat diberi roda dan dapat didorong kemana-mana.

Alternatif kegiatan seperti ini perlu juga dipikirkan bagi para remaja di Kapuas, mengingat selama ini, generasi muda banyak menghabiskan waktu mereka dengan nongkrong di pinggir jalan, naik motor muter-muter di jalanan dan lain-lain. Bila kegiatan alternatif ini diminati oleh para remaja, tentu hal ini dapat menjadi satu pelajaran yang berharga dalam mengisi waktu menjelang berbuka puasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)