Khutbah Idul Adha: Memahami Nilai-Nilai Iman dan Pengorbanan

Gambar
Pendahuluan Marilah kita senantiasa bersyukur dan mengucapkan puja-puji setinggi-tingginya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya. Kita masih diberi nikmat iman dan Islam, kesehatan, serta kesempatan untuk melaksanakan berbagai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, termasuk melaksanakan salat Idul Adha pada pagi hari ini, 10 Zulhijah 1445 Hijriah. Wajah-wajah mukmin tampak bersinar cerah, berseri jiwanya damai dan tenteram, diliputi perasaan bahagia dan syukur yang tinggi. Selawat dan salam kita haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam, manusia mulia dan nabi terakhir yang dipilih oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk menjadi teladan bagi seluruh umat manusia sepanjang masa. Makna Takbir dan Talbiyah Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailahaillallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd. Allah Maha Besar, Allah Maha Agung, tiada Tuhan selain Allah. Segala puji dan syukur hanya teruntuk bagi Allah S

Nikmatnya Berpuasa

Ceramah ini disampaikan oleh Drs. Rusli Imus pada kegiatan Ramadhan On Air di Radio Star 107 FM pada hari Selasa, 2 Agustus 2011. Rasulullah bersabda: Bagi orang yang berpuasa ada dua kesenangan, ketika dia berbuka dan ketika bertemu dengan Allah SWT. Orang senang berbuka, karena sepanjang hari tidak makan dan minum. Orang tahu nilai makanan ketika makanan tidak ada. Demikian juga dengan kesehatan yang baru dihargai ketika orang sedang sakit. Ungkapan: kesehatan itu bagaikan mahkota yang terletak diatas kepada seseorang, dia tidak dapat melihatnya. Dia melihatnya ketika sedang sakit. Lapar fisik adalah lapar ketika makan tiba. Ketika lapar, dia bisa menerima makanan apapun. Sensasi lapar terasa di perutnya. Dia tidak harus makan pada saat itu, artinya dapat dikendalikan. Dia berhenti makan setelah kenyang. Lapar emosi, menginginkan makanan tertentu. Muncul dipikirannya. Muncul dari mulut, dari hasrat yang kuat, sehingga dia mencari makanan. Rasa lapar bisa muncul karena frustasi. Ketika makan dia melamun. Dia sulit berhenti makan, apalagi kalau sedang ada pikiran yang aneh-aneh. Dia merasa bersalah sesudah makan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan