Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

PMI berbagi dengan penghuni Asrama SDLB

Penghuni asrama sedang memperhatikan bingkisan yang diterima
Pada hari Kamis, 18 Agustus 2011, staf Pengembangan Sumber Daya dan Komunikasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Tengah, Mbak Ayu, beserta staf dan relawan PMI Kabupaten Kapuas melakukan kunjungan ke Asrama SD Luar Biasa.

Dalam kunjungan kali ini, Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas membawakan sedikit bingkisan bagi penghuni asrama. Bingkisan ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak. Untuk tas kecilnya merupakan sumbangan dari PT. Berkat Kawan, distributor produk Nestle yang terletak di Jalan Melati (samping toko Allianz), Kuala Kapuas. Untuk isi dari tas kecil tersebut, ada berbagai penganan ringan yang bisa dinikmati anak-anak saat berbuka puasa. Selain itu PMI juga membawakan makanan kecil lain serta nasi yang dapat digunakan untuk berbuka puasa.

Ketika admin pertama kali datang ke asrama ini, sebelum rekan-rekan dari PMI datang, ada orang yang mengantarkan bingkisan untuk penghuni asrama. Bingkisan tersebut merupakan tambahan terhadap bingkisan yang sudah dikirim sebelumnya yaitu berupa mie rasa soto banjar. Kiriman ini berasal dari seorang pedagang yang berada di Banjarmasin.

Asrama Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) ini merupakan salah satu dari beberapa tempat dimana PMI akan mengadakan kegiatan pelayanan sosial. Tempat-tempat lain yang pernah dinilai oleh pihak Palang Merah Pusat dan Palang Merah Spanyol adalah Kompleks Kusta Kabulat, Posyandu Lanjut Usia (Lansia) dan Panti Asuhan Budi Sejahtera.

Semoga kegiatan ini juga merangsang berbagai pihak untuk berbagi dengan para penghuni asrama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"