DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Warga Kapuas sangat sabar !

Antrian solar di SPBU Jalan Trans Kalimantan, Kapuas
Pemandangan antrian di depan stasiun pengisian bahan bakar umu (SPBU) sudah terlihat selama berbulan-bulan di Kapuas. Ketika hal ini menjadi pembicaraan antara admin, dengan seorang supir angkutan umum di Jakarta, mereka berkomentar, "Wah warga anda sangat sabar, kalau hal seperti itu terjadi di sini, sudah di demo oleh masyarakat".

Keprihatinan terhadap masalah ini, pernah ditunjukkan oleh wakil rakyat dari DPRD Kabupaten Kapuas, namun sepertinya masalah ini tertiup angin lalu, sehingga seperti sudah dianggap biasa. Liputan media pun hanya sesekali saja mempermasalahkan hal ini, kemudian kembali seperti biasa.

Padahal kalau dilihat dari aspek efektifitas, kondisi seperti ini sangat menganggu kinerja berbagai bidang dalam kehidupan kita, karena dapat membuang waktu yang sangat berharga hanya untuk antri selama berjam-jam. Keprihatinan pun nampaknya belum ditunjukkan oleh pejabat yang berwenang dalam masalah ini. Semoga kita tidak menjadi apatis melihat permasalahan ini, dan tetap berusaha untuk menyelesaikannya, sesuai dengan peran dan fungsi kita masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"